Thursday, December 3, 2015

Diseduh dan Dijus, Cara Lain Manfaatkan Kulit Manggis Selain Diekstrak

Cara Membuat Jus Kulit Manggis
Ekstrak kulit manggis yg dipasarkan dalam kemasan kapsul & tablet makin laris. Pasalnya, banyaknya pakar menyampaikan bahwa kulit manggis memiliki manfaat sbg anti-oksidan lantaran mengandung xanthone, anti-oksidan yg diakui 5 kali lebih kuat dari vitamin C.

Walaupun ekstrak kulit manggis dalam wujud kapsul & tablet telah tidak sedikit di pasaran, tapi ada trick lain bagi warga yg mau merasakan manfaat dari kulit manggis. Deputi II Tubuh Pengawasan Obat & Makanan ( Badan Pengawasan Obat Dan Makanan) Bagian Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, & Product Komplemen, Tengku Bahdar Johan Hamid, menyampaikan bahwa kulit manggis pun dapat dinikmati bersama diseduh atau dijus. lihat disini !

"Bisa dipotong-potong lalu kulit manggisnya. Dulu dikeringkan, sesudah itu diseduh. Atau sanggup pun di jus, sesudah dipotong-potong dimasukkan ke blender cepat dijus," ucap Bahdar

Menurut Bahdar, kulit manggis yg diseduh atau dijus lazim dimakan penduduk juga sebagai obat tradisional. Seperti jamu, penduduk mempercayai bahwa memang lah kulit manggis mempunyai anti oksidan yg tinggi.

diluar itu, kulit manggis yg dijus atau diseduh bakal dilakukan oleh siapa saja tidak dengan membutuhkan ketika lama & peralatan kusus. Terakhir, menyeduh atau menciptakan jus dari ekstrak kulit manggis lebih murah budget produksinya daripada menciptakan ekstrak yg dikemas dalam kapsul atau tablet.

"Kalau dipotong-potong & dikeringkan dulu diseduh kan satu manggis saja telah bakal tidak sedikit. Sementara ekstrak itu kan satu kapsul dapat hingga 10 kg kulitnya, lantaran kan kandungannya sedikit-sedikit," sambung Bahdar lagi.

Beraneka Ragam macam manfaat mampu didapat dari xanthone, antara lain memperlambat proses penuaan sel, termasuk juga sel sel jantung. diluar itu, kandungan ini bisa juga menunjang menanggulangi infeksi virus & jamur. cara membuat jus kullit manggis

"Pertumbuhan bakteri yg sanggup dihambat yaitu bakteri penyebab diare adalah shigella flexneri, salmonella typhi, escheria coli. Pun propionibacterium acnes & staphylococcus epidermidis, yg ialah penyebab penyakit kulit," catat pakar nutrisi Rita Ramayulis, DCN, MKes, dalam buku yg ditulisnya berjudul 'Jus Nomor Wahid Ajaib'.

No comments:

Post a Comment